Obrolan Rakyat, Sangatta — Transformasi pendidikan berbasis teknologi kini semakin nyata setelah SD 016 Sangatta Utara ditunjuk sebagai sekolah piloting Google for Education.
Penunjukan ini dilakukan karena sekolah dinilai memiliki kesiapan sumber daya manusia dan komitmen kuat untuk memajukan pembelajaran digital.
Dengan status sekolah piloting, SD 016 Sangatta Utara menjadi pusat implementasi awal sekaligus model pembelajaran digital untuk wilayah sekolah dasar di sekitarnya.
Program ini diwujudkan melalui penggunaan platform Google untuk proses belajar mengajar, penilaian, serta manajemen tugas akademik.
Kepala sekolah, Tuty Widayati, menyambut penunjukan tersebut sebagai tanggung jawab sekaligus kehormatan.
“Kami siap menghadapi era digital dan sangat bersyukur dipercaya sebagai sekolah piloting Google for Education,” ujar Tuty.
Ia menambahkan bahwa transformasi digital bukan hanya tuntutan, tetapi kebutuhan agar siswa mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang semakin modern.
Sekolah pun telah menyusun program pendampingan pembelajaran digital secara terstruktur mulai dari pelatihan guru, persiapan sistem, hingga sosialisasi kepada orang tua siswa.
“Guru-guru akan lanjut ke pelatihan Level 2 setelah seluruh peserta lulus Level 1, agar kompetensi pengajaran digital semakin kuat,” tegas Tuty.
Dengan kesiapan SDM dan fasilitas yang terus diperkuat, sekolah optimistis dapat menjadi contoh yang baik bagi sekolah lain dalam menjalankan program digitalisasi pembelajaran.
Melalui kesempatan ini, SD 016 Sangatta Utara berharap dapat memperluas kualitas pendidikan dasar di Kutai Timur, khususnya dalam kemampuan siswa beradaptasi dengan teknologi, berpikir kritis, dan berkolaborasi secara digital.(ADV)







