Obrolan Rakyat, Sangatta — Pemerintah Kecamatan Sangatta Selatan menegaskan perlunya pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berbasis data kebutuhan masyarakat.
Langkah ini dinilai penting agar kontribusi perusahaan benar-benar memberikan dampak nyata bagi warga di sekitar wilayah operasional.
Kecamatan menilai bahwa selama ini pelaksanaan CSR belum sepenuhnya dipahami masyarakat karena minimnya keterbukaan informasi.
Akibatnya, warga kesulitan mengetahui jenis program, lokasi kegiatan, serta manfaat yang telah diberikan perusahaan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Sangatta Selatan, Rusmiati, menegaskan bahwa transparansi menjadi kunci utama.
“CSR harus disusun berdasarkan data kebutuhan warga dan informasinya harus terbuka agar bisa dipantau bersama,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Menurutnya, data lapangan yang akurat akan membantu perusahaan menentukan sektor prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, bukan sekadar program simbolik.
Salah satu kebutuhan mendesak yang banyak disampaikan warga adalah perbaikan infrastruktur jalan lingkungan.
Kondisi jalan yang rusak dinilai menghambat aktivitas ekonomi sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Rusmiati menekankan bahwa CSR harus diarahkan pada kebutuhan paling mendasar. “Kalau jalan lingkungan rusak, dampaknya luas bagi warga dan itu layak menjadi prioritas CSR,” katanya.
Pemerintah kecamatan menyatakan siap memfasilitasi komunikasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat agar perencanaan CSR berjalan kolaboratif.
Dengan CSR yang berbasis data dan terbuka, Kecamatan Sangatta Selatan berharap keberadaan perusahaan benar-benar memberi kontribusi nyata bagi pembangunan wilayah dan kesejahteraan warga. (ADV)







