Program MBG Jadi Pusat Layanan Gizi Anak, Kaliorang Bangun Fondasi Kesehatan Sejak Usia Dini

Sabtu, 15 November 2025 12:43 WITA

Obrolan Rakyat, Sangatta — Pemerintah Kecamatan Kaliorang memperkuat layanan kesehatan anak melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah skema intervensi gizi yang dirancang sebagai pusat pelayanan nutrisi bagi anak usia dini.

Program ini menjadi bagian dari strategi membangun kualitas sumber daya manusia sejak tahap paling awal.

Program MBG saat ini telah berjalan di Desa Bukit Makmur dan Desa Kaliorang dengan sistem pelayanan harian.

Anak-anak penerima manfaat mendapatkan makanan bergizi seimbang yang disiapkan sesuai standar kesehatan, sekaligus dipantau perkembangan gizinya secara berkala.

Camat Kaliorang, Rusnomo, menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program bantuan pangan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi daerah.

“Program ini dirancang sebagai pusat layanan gizi anak agar pertumbuhan mereka dapat dikawal secara terukur sejak usia dini,” ujarnya.

Pelaksanaan MBG memanfaatkan rumah warga yang direhabilitasi menjadi pusat layanan, sehingga program dapat berjalan cepat tanpa menunggu pembangunan fasilitas baru.

Pendekatan ini dinilai efektif dalam menjangkau anak-anak di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.

Selain pemberian makanan, kader desa turut dilibatkan dalam pemantauan berat badan, tinggi badan, serta kondisi kesehatan anak.

Data tersebut menjadi dasar evaluasi berkala untuk memastikan intervensi gizi berjalan tepat sasaran.

“Kami ingin anak-anak tumbuh sehat dan kuat, karena fondasi kesehatan menentukan kualitas generasi ke depan,” tegasnya.

Pemerintah kecamatan juga memastikan menu MBG disusun dengan memperhatikan kecukupan protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

Pola ini diharapkan mampu mencegah risiko gangguan gizi sejak dini.

Melalui MBG, Kecamatan Kaliorang berupaya membangun sistem layanan gizi yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan program kesehatan desa.

Pemerintah berharap program ini menjadi model pelayanan gizi berbasis komunitas di wilayah pedesaan.(ADV)

Berita Terkait