Pemerataan Air Bersih Dipercepat, Pemkab Kutim Optimalkan Sumber Air Alternatif

Senin, 17 November 2025 13:46 WITA

Obrolan Rakyat, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus mempercepat pemerataan layanan air bersih dengan mengembangkan pemanfaatan sumber air alternatif di berbagai wilayah.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjamin ketersediaan air layak bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Langkah tersebut diambil menyusul masih adanya desa dan kawasan pedalaman yang belum sepenuhnya terlayani jaringan distribusi utama.

Pemerintah daerah menilai diversifikasi sumber air menjadi solusi realistis untuk menjawab tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa ketahanan layanan air bersih tidak boleh bergantung pada satu sumber semata.

“Kita harus memanfaatkan semua potensi air yang ada agar pelayanan bisa merata dan berkelanjutan,” ujar Ardiansyah.

Pemkab Kutim kini mengarahkan program air bersih pada pemanfaatan kolam eks tambang, embung desa, serta sumber air baku nonkonvensional yang dinilai memiliki daya dukung jangka panjang.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan di sekitar sumber air.

Upaya ini mencakup pemantauan kualitas air secara berkala, perawatan sistem filtrasi, serta pembentukan zona perlindungan sumber air.

“Air bersih tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana sumbernya dijaga agar tidak tercemar,” tegas Ardiansyah.

Pemerintah daerah melibatkan masyarakat dalam pengawasan dan pemeliharaan sumber air alternatif. Kolaborasi ini dinilai penting agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Melalui pendekatan terpadu antara pembangunan, pengelolaan lingkungan, dan partisipasi warga, Pemkab Kutim optimistis pemerataan air bersih dapat tercapai secara bertahap.

Dengan strategi tersebut, pemerintah menargetkan seluruh desa di Kutai Timur memperoleh akses air bersih yang layak, aman, dan berkelanjutan. (ADV)

Berita Terkait