Obrolan Rakyat, Sangatta – Pemerintah Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai strategi utama membuka akses wilayah sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pembangunan jalan dinilai menjadi faktor kunci dalam memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil usaha.
Sejumlah ruas strategis yang sebelumnya menjadi kendala kini telah mengalami peningkatan kualitas.
Akses antarwilayah yang semakin terbuka memberi dampak langsung terhadap aktivitas perdagangan, pertanian, dan jasa yang menjadi tumpuan ekonomi warga.
Camat Kaliorang, H. Rusnomo, menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
“Ketika akses terbuka, peluang ekonomi akan tumbuh dengan sendirinya karena warga lebih mudah beraktivitas dan memasarkan hasil usahanya,” ujarnya.
Selesainya semenisasi jalan poros SP2–Selangkau sepanjang kurang lebih empat kilometer menjadi salah satu capaian penting.
Jalur ini selama bertahun-tahun menjadi urat nadi transportasi warga desa menuju pusat kegiatan ekonomi.
Selain itu, pembangunan jalan Bangun Jaya–Kaliorang dan Bangun Jaya–Citra Manunggal Jaya menuju kawasan industri Maloy terus dikebut.
Ruas ini berperan strategis dalam mempercepat distribusi komoditas hasil kebun dan kebutuhan logistik masyarakat.
Rusnomo menyebut, dampak pembangunan mulai dirasakan melalui meningkatnya aktivitas usaha warga.
“Biaya angkut menjadi lebih ringan, waktu tempuh lebih singkat, dan itu langsung berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” jelasnya.
Pemerintah kecamatan juga mencatat munculnya usaha-usaha baru di sepanjang jalur yang telah diperbaiki, mulai dari kios, jasa transportasi, hingga perdagangan hasil pertanian.
Ke depan, pembangunan jalan akan terus dilanjutkan secara bertahap agar seluruh desa merasakan manfaat yang merata. Infrastruktur yang baik diharapkan menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Dengan akses yang semakin terbuka, Kaliorang optimistis mampu tumbuh sebagai wilayah yang produktif, mandiri, dan berdaya saing di Kutai Timur. (ADV)







