Obrolan Rakyat, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menetapkan kebijakan pemberian seragam Pramuka gratis bagi seluruh pelajar sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.
Kebijakan tersebut diumumkan pada pembukaan Jambore Daerah (Jamda) Kalimantan Timur Tahun 2025 yang digelar di Sangatta.
Program ini menyasar seluruh peserta didik dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah, baik di sekolah negeri maupun swasta.
Pemerintah daerah menilai kebijakan tersebut penting untuk memastikan tidak ada hambatan ekonomi yang menghalangi partisipasi siswa dalam kegiatan kepramukaan.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan bahwa Pramuka merupakan wadah strategis pembentukan karakter generasi muda yang harus didukung secara nyata oleh pemerintah.
“Melalui seragam Pramuka gratis, kami ingin memastikan semua anak memiliki kesempatan yang sama dalam pembinaan karakter,” ujar Ardiansyah.
Selain aspek pemerataan, kebijakan ini juga dipandang sebagai upaya menumbuhkan kembali semangat kepramukaan di sekolah.
Pemerintah berharap kegiatan Pramuka tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi ruang pembelajaran nilai disiplin, kepemimpinan, dan kemandirian.
Pemkab Kutim menyiapkan skema pendistribusian seragam secara bertahap dengan mengacu pada data peserta didik yang tervalidasi.
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diminta memastikan pendataan berjalan akurat agar penyaluran tepat sasaran.
Ardiansyah menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Pendidikan karakter adalah fondasi masa depan daerah dan pemerintah wajib hadir memberikan dukungan konkret,” tegasnya.
Selain seragam gratis, pemerintah daerah juga menyiapkan penguatan ekosistem Pramuka melalui peningkatan kapasitas pembina, dukungan sarana kegiatan, serta penguatan sekretariat kepramukaan di tingkat kecamatan.
Jamda 2025 dipilih sebagai momentum pengumuman kebijakan karena dinilai merepresentasikan semangat kebersamaan dan pembinaan generasi muda.
Ribuan peserta Jamda menyambut kebijakan tersebut dengan antusias
Pemkab Kutim berharap program ini mampu meningkatkan partisipasi pelajar dalam kegiatan Pramuka sekaligus memperkuat karakter generasi muda yang berdisiplin, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan. (ADV)







