Obrolan Rakyat, Sangatta — Festival Pemuda Kreatif Kutai Timur 2025 resmi dibuka di Alun-Alun Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta.
Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat peran pemuda dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah.
Festival ini dihadiri ratusan pemuda, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), komunitas seni, serta pegiat kreatif dari berbagai kecamatan.
Pemerintah daerah menilai kegiatan tersebut sebagai wadah aktualisasi potensi anak muda yang selama ini belum sepenuhnya terakomodasi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Basuki Isnawan, menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah.
“Pemuda Kutai Timur punya potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi kreatif jika diberi ruang dan kesempatan,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa festival ini tidak hanya bersifat hiburan, tetapi menjadi ajang pembuktian bahwa kreativitas dapat bernilai ekonomi dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Beragam kegiatan ditampilkan dalam festival tersebut, mulai dari pameran produk kreatif, pertunjukan seni, hingga bazar UMKM yang didominasi karya anak muda.
Antusiasme pengunjung menunjukkan tingginya minat terhadap produk lokal berbasis kreativitas.
Mahyunadi menekankan pentingnya keberanian pemuda mengambil peran sebagai pelaku ekonomi. “Kreativitas harus diolah menjadi peluang usaha yang berkelanjutan,” katanya.
Pemerintah daerah berharap Festival Pemuda Kreatif dapat menjadi agenda rutin dalam pembinaan dan pendampingan pemuda di sektor ekonomi kreatif.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kutim optimistis generasi muda mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah yang inovatif dan berdaya saing. (ADV)







