Obrolan Rakyat, Sangatta – SDN 016 Sangatta Utara mengambil langkah strategis dengan memanfaatkan Solar Cell sebagai sumber energi tambahan untuk mendukung kegiatan pendidikan.
Inisiatif ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan listrik yang semakin meningkat seiring penerapan pembelajaran berbasis teknologi.
Pembangkit listrik tenaga surya tersebut dimanfaatkan untuk menunjang operasional sekolah, termasuk penggunaan perangkat elektronik, sarana pembelajaran digital, dan aktivitas administrasi.
Kepala SDN 016 Sangatta Utara, Tuty Widayati, menyebut penggunaan Solar Cell sebagai solusi jangka panjang bagi sekolah.
“Energi surya memberikan jaminan ketersediaan listrik yang lebih stabil untuk menunjang proses belajar mengajar,” ujarnya.
Menurutnya, stabilitas listrik sangat berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran, terutama ketika sekolah mulai mengintegrasikan teknologi digital dalam kegiatan akademik sehari-hari.
Selain mendukung pembelajaran, penerapan Solar Cell juga diarahkan sebagai sarana edukasi lingkungan.
Siswa dikenalkan pada konsep energi bersih dan pentingnya pemanfaatan sumber daya terbarukan.
“Kami ingin siswa tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga memahami dampaknya bagi lingkungan,” kata Tuty.
Pemanfaatan energi surya memungkinkan sekolah menjalankan berbagai aktivitas pembelajaran tanpa terganggu oleh kendala teknis kelistrikan.
Sekolah juga mengembangkan materi pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan pengamatan langsung terhadap penggunaan Solar Cell di lingkungan sekolah.
Dengan langkah ini, SDN 016 Sangatta Utara menegaskan komitmennya untuk menjadi sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.
Sekolah berharap inovasi ini dapat menginspirasi satuan pendidikan lain untuk menerapkan konsep serupa. (ADV)







