Pemkab Kutim Tegaskan Pembinaan UMKM Tetap Berjalan di Tengah Penyesuaian Anggaran

Senin, 1 Desember 2025 12:41 WITA

Obrolan Rakyat, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memastikan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap menjadi prioritas utama pembangunan ekonomi daerah, meskipun pemerintah daerah tengah melakukan penyesuaian anggaran.

UMKM dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat karena langsung menyentuh lapisan bawah dan menciptakan lapangan kerja di tingkat lokal.

Oleh karena itu, kebijakan efisiensi anggaran tidak diarahkan pada pengurangan program pemberdayaan ekonomi rakyat.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa penguatan UMKM tidak boleh terhenti hanya karena dinamika fiskal daerah.

“Pembinaan UMKM tetap kami jalankan karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat dan menjadi penopang ekonomi daerah,” ujar Ardiansyah.

Program pembinaan yang dijalankan meliputi peningkatan kapasitas manajemen usaha, kualitas produk, serta penguatan strategi pemasaran, termasuk pemanfaatan platform digital.

Langkah ini dilakukan agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang secara berkelanjutan.

Pemkab Kutim juga menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi perangkat daerah agar pembinaan tidak berjalan parsial.

Setiap program diarahkan agar saling mendukung dan memberikan hasil nyata bagi pelaku usaha.

Ardiansyah menyebut bantuan yang diberikan pemerintah tidak sebatas dukungan modal, melainkan pendampingan menyeluruh agar pelaku UMKM dapat naik kelas.

“Yang kami dorong adalah kemandirian usaha, bukan ketergantungan terhadap bantuan,” tegasnya.

Selain pendampingan teknis, pemerintah daerah terus membuka akses pasar melalui kegiatan pameran, bazar, dan kerja sama lintas sektor.

Dengan komitmen tersebut, Pemkab Kutim optimistis UMKM tetap tumbuh sebagai fondasi ekonomi kerakyatan, sekaligus menjadi penyangga ekonomi daerah di tengah tantangan fiskal yang dinamis. (ADV)

Berita Terkait