Obrolan Rakyat, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memaknai peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dengan menitikberatkan pada layanan kesehatan preventif yang langsung menyasar masyarakat.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya membangun kesadaran hidup sehat secara berkelanjutan.
Berlokasi di Polder Ilham Maulana, kegiatan tersebut menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, skrining penyakit tidak menular, serta konsultasi gizi.
Warga dari berbagai usia memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara gratis.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas dalam pembangunan sektor kesehatan.
“Kesehatan harus dijaga sejak dini dan pemeriksaan rutin adalah kunci untuk mencegah penyakit yang lebih serius,” ungkap Ardiansyah.
Menurutnya, layanan kesehatan gratis menjadi sarana edukasi agar masyarakat terbiasa memantau kondisi tubuh dan tidak menunggu sakit untuk berobat.
Pemerintah daerah ingin mendorong perubahan pola pikir tersebut secara bertahap.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan donor darah juga menjadi sorotan utama. Ratusan warga berpartisipasi sebagai pendonor guna membantu ketersediaan stok darah di fasilitas kesehatan Kutim.
Ardiansyah menilai tingginya partisipasi donor darah mencerminkan kepedulian sosial masyarakat.
“Kegiatan donor darah ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama masih sangat kuat di Kutai Timur,” ujarnya.
Dinas Kesehatan Kutim memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai standar pelayanan kesehatan, dengan melibatkan tenaga medis profesional dan relawan.
Pemkab Kutim berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kesehatan dapat terus diperkuat, tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata.
Melalui peringatan HKN ke-61, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses dan berorientasi pada pencegahan penyakit. (Adv)







