Petani Segihan Tak Lagi Tertekan, Lumbung Pangan Bantu Stabilkan Harga

Sabtu, 21 Juni 2025 13:48 WITA

Foto: Lumbung pangan.
Foto: Lumbung pangan.

Obrolanrakyat.id, Tenggarong – Terus memperkuat peran lumbung pangan desa untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus menstabilkan harga beras di tingkat petani.

Upaya ini dijalankan melalui koperasi desa yang kini tak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga dilengkapi fasilitas pengeringan dan pengolahan hasil panen.

Sekretaris Desa Segihan, Setiono Anitabhakti, mengatakan keberadaan lumbung pangan memberi dampak besar bagi petani. Pihaknya tak lagi harus menjual hasil panen ketika harga sedang rendah.

“Kami ingin petani bisa menyimpan hasil panennya lebih lama. Dengan begitu, mereka dapat menunggu harga yang lebih baik dan tidak terburu-buru menjual,” ujar Setiono.

Selain itu, koperasi desa telah memiliki merek beras sendiri yang diproduksi secara mandiri oleh petani. Untuk menjaga kualitas, koperasi dilengkapi lantai jemur dan alat pengering modern. “Kualitas beras menjadi lebih baik dan bisa bersaing dengan produk dari daerah lain yang sudah punya pasar luas,” tambah Setiono.

Meski begitu, tantangan pemasaran masih menjadi pekerjaan rumah. Hingga kini, mayoritas petani Desa Segihan masih mengandalkan pasar lokal karena keterbatasan modal dan jaringan distribusi.

“Kami berharap dukungan pemerintah daerah maupun mitra swasta bisa membuka pasar yang lebih luas. Kalau koperasi bisa berkembang, kesejahteraan petani pasti ikut meningkat,” katanya.

Sebagai penutup Pemdes Segihan optimistis, penguatan lumbung pangan dan pengelolaan koperasi secara profesional akan mendorong sektor pertanian desa semakin maju serta memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. (Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait