Program MBG Jadi Gerakan Kolektif, Kaliorang Perkuat Pencegahan Stunting

Sabtu, 22 November 2025 11:59 WITA

Obrolan Rakyat, Sangatta — Pemerintah Kecamatan Kaliorang terus menguatkan upaya pencegahan gizi buruk dan stunting melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program ini dijalankan dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah kecamatan, perangkat desa, kader kesehatan, dan partisipasi aktif masyarakat.

Pelaksanaan MBG difokuskan pada wilayah dengan tingkat kerentanan gizi, khususnya di Desa Bukit Makmur dan Desa Kaliorang.

Sasaran utama program adalah anak-anak yang membutuhkan intervensi gizi untuk mendukung tumbuh kembang secara optimal sejak usia dini.

Camat Kaliorang, Rusnomo, menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program sektoral. “MBG adalah gerakan bersama, keberhasilannya sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kader desa memegang peran penting sebagai ujung tombak program. Mereka bertugas melakukan pendataan anak sasaran, mendistribusikan makanan bergizi, serta memantau perkembangan kondisi gizi secara berkala.

Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai efektif karena pemantauan dilakukan lebih dekat dengan keluarga penerima manfaat.

Dengan demikian, respons terhadap kebutuhan gizi anak dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Rusnomo menekankan bahwa upaya pencegahan stunting membutuhkan konsistensi jangka panjang.

“Penanganan gizi anak tidak bisa bersifat sesaat, harus dilakukan terus-menerus dengan komitmen bersama,” katanya.

Selain pemberian makanan, orang tua juga dibekali edukasi mengenai pola makan seimbang, kebersihan lingkungan, dan peran keluarga dalam menjaga kesehatan anak.

Edukasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan perubahan perilaku berlangsung berkelanjutan di tingkat keluarga.

Dengan kolaborasi lintas unsur dan keterlibatan masyarakat, Kecamatan Kaliorang optimistis MBG mampu menekan risiko stunting secara bertahap dan berkelanjutan. (ADV)

Berita Terkait