Ruang Konsolidasi Terus Membangun Regenerasi Kepemimpinan Perempuan

Kamis, 5 Juni 2025 12:05 WITA

Foto: Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani. (Ist)
Foto: Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani. (Ist)

Obrolanrakyat.id, Tenggarong – Dharma Wanita Persatuan (DWP) memegang peran penting dalam mendukung pembangunan manusia Indonesia, khususnya melalui penguatan keluarga, pendidikan anak, pemberdayaan perempuan, dan ketahanan sosial. Perempuan dinilai sebagai fondasi keluarga yang juga menjadi pilar utama bangsa.

Hal ini disampaikan Asisten II Setkab Kutai Kartanegara (Kukar), Ahyani Fadianur Diani, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) V DWP Kukar di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Selasa (3/6/2025).

Dalam sambutannya yang mewakili Bupati Kukar Edi Damansyah, ia menekankan pentingnya Musda sebagai ruang konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan perempuan.

“Melalui Musda ini, mari kita jadikan DWP sebagai wadah konsolidasi, regenerasi, dan inovasi. Kita butuh pemimpin perempuan yang tangguh, cerdas, dan berintegritas. Program-program yang dihasilkan harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ujar Ahyani.

Dengan mengusung tema “Penguatan Fondasi Transformasi Organisasi DWP Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”, Musda ini sejalan dengan visi besar nasional dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, adil, dan makmur pada usia ke-100 tahun kemerdekaan.

Ahyani menegaskan, DWP harus mampu bertransformasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman, termasuk dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. Ia menyoroti pentingnya kepemimpinan partisipatif, sistem komunikasi yang efektif, serta kelembagaan yang inklusif dan responsif.

“Transformasi organisasi membutuhkan fondasi yang kokoh. Kita harus membangun kepemimpinan yang terbuka dan partisipatif, sistem komunikasi yang efektif antar anggota dan pemangku kepentingan, serta menanamkan nilai-nilai integritas, kolaborasi, dan keberlanjutan dalam setiap program,” tuturnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kukar tahun 2023, tingkat pendidikan perempuan di Kukar semakin membaik, dengan lebih dari 61 persen perempuan telah mengenyam pendidikan menengah ke atas.

Data ini menjadi peluang besar bagi DWP untuk mendorong perempuan mengambil peran yang lebih luas di masyarakat.

Dirinya juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pengurus DWP atas dedikasi dan pengabdian yang selama ini telah mereka tunjukkan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kontribusi nyata yang telah diberikan DWP untuk pembangunan di Kutai Kartanegara. Semoga DWP semakin solid dan mampu membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait