Samarinda Dorong UMKM sebagai Solusi Pengangguran yang Kian Meningkat

Senin, 10 Maret 2025 20:39 WITA

Mohammad Novan Syahronny Pasie.
Mohammad Novan Syahronny Pasie.

Obrolanrakyat.id, Samarinda – Tingginya angka pengangguran masih menjadi tantangan besar yang dihadapi Kota Samarinda. Untuk mengatasi permasalahan ini, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengusulkan strategi berbasis pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai solusi utama.

Menurut Novan, UMKM memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja dan meningkatkan perekonomian lokal. Peran sektor ini menjadi semakin krusial di tengah terbatasnya lapangan pekerjaan formal di kota tersebut.

“Peningkatan sektor UMKM adalah kunci utama dalam menekan angka pengangguran di Samarinda. Jika UMKM berkembang, maka lapangan pekerjaan juga akan bertambah secara signifikan,” ujar Novan Syahronny belum lama ini.

Ia menambahkan bahwa untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan dukungan konkret dari pemerintah, terutama dalam hal permodalan dan pemasaran.

“Permodalan yang lebih mudah diakses dan strategi pemasaran yang tepat sangat diperlukan. Digitalisasi dan kerja sama dengan berbagai pihak akan memperluas jangkauan produk UMKM,” jelasnya.

Banyak pelaku UMKM menghadapi kesulitan dalam mendapatkan modal usaha, sehingga menghambat ekspansi bisnis mereka. Oleh karena itu, Novan mendorong pemerintah untuk memberikan fasilitas pinjaman lunak dan bantuan modal bagi pelaku usaha kecil agar mereka dapat berkembang secara maksimal.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pembinaan dan pendampingan bagi pelaku UMKM. Pemerintah daerah diharapkan dapat menyediakan program pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, serta peningkatan kualitas produk agar UMKM Samarinda lebih kompetitif di pasar nasional maupun internasional.

“Pelatihan keterampilan dan manajemen bisnis sangat penting agar UMKM kita bisa naik kelas dan bersaing lebih luas. Tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat nasional,” tambahnya.

Selain mengembangkan sektor UMKM, Novan juga menekankan pentingnya pelatihan keterampilan bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan. Ia berharap pemerintah memperbanyak program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Pelatihan harus lebih terarah dan sesuai dengan permintaan pasar. Jika masyarakat memiliki keterampilan yang memadai, mereka tidak hanya bisa menjadi tenaga kerja, tetapi juga memiliki peluang untuk membuka usaha sendiri,” tandasnya.

Menurut data terbaru, jumlah pengangguran di Samarinda terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, DPRD Samarinda terus berupaya mencari solusi konkret agar permasalahan ini bisa ditekan dan perekonomian daerah semakin membaik.

Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Novan optimistis bahwa sektor UMKM dapat menjadi tumpuan utama dalam menekan angka pengangguran di Kota Tepian. (ADV/DPRDSamarinda)

Berita Terkait