Segihan Genjot Pemasaran Digital untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 19 Juni 2025 10:46 WITA

Foto: Setiono Anitabhakti.
Foto: Setiono Anitabhakti.

Obrolanrakyat.id, Tenggarong – Petani di Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara, masih menghadapi kendala serius dalam memasarkan hasil panen mereka. Hingga kini, mayoritas petani hanya mengandalkan pasar lokal karena keterbatasan modal dan akses ke jaringan distribusi yang lebih luas.

Sekretaris Desa Segihan, Setiono Anitabhakti, mengakui persoalan ini menjadi hambatan utama peningkatan kesejahteraan petani.

“Petani di sini mengemas sendiri hasil panennya, lalu menjual di pasar desa atau ke wilayah sekitar. Untuk menembus pasar yang lebih luas, seperti kabupaten bahkan provinsi, kami masih kesulitan karena terkendala modal dan sumber daya manusia,” ujarnya.

Setiono menyebut pemerintah desa sebenarnya sudah berupaya mencari jalan keluar. Salah satunya dengan menggandeng koperasi dan pihak swasta sebagai mitra. Namun, minimnya tenaga ahli di bidang pengolahan dan pemasaran membuat langkah tersebut belum optimal.

“Kalau ada pelatihan khusus, terutama untuk pemasaran digital dan strategi pengemasan produk, hasil pertanian kita bisa punya daya saing lebih,” ucapnya.

Saat ini harga beras lokal di Desa Segihan berada di kisaran Rp12 ribu hingga Rp13 ribu per kilogram. Sayangnya, produk lokal harus bersaing dengan beras dari daerah lain yang memiliki jaringan pemasaran lebih kuat dan jalur distribusi yang lebih luas.

Pihaknya juga berharap, ada dukungan nyata dari pemerintah dan pihak swasta untuk memperkuat sistem pemasaran di desa.

“Kalau jaringan pemasaran lebih luas, petani pasti lebih sejahtera. Harapan kami ada bantuan, baik modal maupun pelatihan, supaya produk kita bisa bersaing di luar desa,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah desa kini menyiapkan program pelatihan pemasaran digital dan pengemasan produk yang lebih modern.

“Langkah ini diharapkan bisa membantu petani tidak hanya bergantung pada pasar lokal, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas ke depan,” tutupnya. (Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait