Solar Cell Perkuat Aktivitas Pembelajaran Digital di SD 016 Sangatta Utara, Stabilitas Energi Kini Lebih Terjamin

Selasa, 2 Desember 2025 05:27 WITA

Obrolan Rakyat, Sangatta – SD 016 Sangatta Utara memastikan aktivitas pembelajaran digital berjalan lebih stabil setelah penerapan Solar Cell sebagai sumber energi tambahan, teknologi tenaga surya tersebut menjadi penunjang utama kegiatan sekolah yang kini banyak menggunakan perangkat digital dalam proses belajar mengajar.

Peningkatan kebutuhan listrik terjadi seiring dengan pelaksanaan program digitalisasi sekolah melalui Google for Education.

Dengan Solar Cell, sekolah dapat menjamin operasional perangkat pembelajaran seperti laptop, proyektor, serta infrastruktur internet berjalan tanpa hambatan teknis.

Kepala SD 016 Sangatta Utara, Tuty Widayati, menyambut implementasi Solar Cell sebagai tonggak penting dalam penguatan pembelajaran digital.

“Solar Cell memberi kami kestabilan energi yang sebelumnya menjadi tantangan ketika kegiatan digital berlangsung intens,” ungkapnya.

Tuty juga menegaskan bahwa tanpa energi yang memadai, pembelajaran digital tidak dapat berjalan maksimal.

Dengan meningkatnya stabilitas energi, kegiatan asesmen digital, penugasan daring, serta kolaborasi pembelajaran tidak lagi bergantung sepenuhnya pada suplai listrik konvensional.

Hal ini memberikan fleksibilitas dan ketenangan bagi guru maupun siswa dalam menjalankan aktivitas akademik.

“Sejak Solar Cell beroperasi, proses belajar digital menjadi jauh lebih lancar, bahkan ketika terjadi gangguan listrik di wilayah sekitar sekolah,” tutur Tuty.

Manfaat yang dirasakan sekolah tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga pada peningkatan kenyamanan belajar.

Siswa kini dapat mengikuti kegiatan digital tanpa gangguan teknis, sementara guru lebih fokus menyampaikan materi tanpa perlu khawatir peralatan mengalami mati daya.

Dengan adanya dukungan energi terbarukan ini, SD 016 Sangatta Utara berharap dapat terus memimpin transformasi pembelajaran modern di tingkat sekolah dasar serta memberikan contoh penerapan energi mandiri bagi dunia pendidikan di daerah.(ADV)

Berita Terkait