UMKM Jadi Pilar Ekonomi Daerah, Pemkab Kutim Perkuat Program 50 Usaha Unggulan

Selasa, 11 November 2025 11:10 WITA

Obrolan Rakyat, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menempatkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan Program 50 UMKM Unggulan Bupati yang terus dijalankan secara berkesinambungan.

Program ini dirancang untuk mendorong pelaku UMKM agar memiliki daya saing, kapasitas produksi yang memadai, serta kemampuan manajerial yang lebih profesional.

Pemkab Kutim menilai pendekatan berbasis pembinaan lebih efektif dalam menciptakan UMKM yang tangguh.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan bahwa keberadaan UMKM sangat menentukan stabilitas ekonomi masyarakat.

“Ketika UMKM kuat, ekonomi keluarga ikut kuat dan daerah menjadi lebih tahan terhadap gejolak,” ujar Ardiansyah.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk memberikan pendampingan terintegrasi.

Pendampingan mencakup aspek produksi, pengemasan, perizinan, hingga pemasaran.

Sejumlah UMKM binaan kini mulai menunjukkan peningkatan kualitas produk dan kepercayaan diri dalam mengakses pasar yang lebih luas.

Hal ini dinilai sebagai hasil dari pendampingan yang dilakukan secara konsisten.

Ardiansyah menegaskan bahwa UMKM tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri tanpa dukungan kebijakan.

“Pemerintah harus hadir memastikan UMKM mendapat ruang tumbuh yang adil dan berkelanjutan,” tegasnya.

Selain pembinaan teknis, Pemkab Kutim juga membuka akses kemitraan dan pameran sebagai sarana promosi produk lokal. UMKM didorong agar mampu membangun jejaring usaha secara mandiri.

Pemerintah daerah memastikan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk menghentikan pemberdayaan UMKM. Dukungan akan tetap disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Dengan penguatan berkelanjutan, Pemkab Kutim optimistis sektor UMKM akan terus tumbuh dan menjadi penggerak utama ekonomi daerah. (Adv)

Berita Terkait