Pemkab Kutim Perkuat Ekosistem Smart City, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Utama

Selasa, 11 November 2025 05:48 WITA

Obrolan Rakyat, Sangatta — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memantapkan arah pembangunan daerah berbasis transformasi digital melalui Sosialisasi Program Smart City 2025 yang digelar di Hotel Victoria Sangatta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang modern, efisien, dan terintegrasi.

Sosialisasi tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi, hingga mitra strategis pemerintah. Pendekatan lintas sektor dinilai penting agar penerapan Smart City tidak berjalan parsial.

Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Trisno, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Transformasi digital adalah kebutuhan mutlak untuk menghadirkan layanan publik yang efisien dan tepat sasaran,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Ia menilai Smart City harus dipahami sebagai perubahan sistem kerja, bukan sekadar penggunaan aplikasi.

Pemerintah dituntut menyederhanakan proses layanan dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis data.

Pemkab Kutim mencatat kemajuan signifikan dalam penyediaan akses internet, di mana seluruh 142 desa dan kelurahan telah terhubung jaringan digital.

Capaian ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi.

“Tanpa sinergi kebijakan dan keterhubungan data, Smart City tidak akan berjalan optimal,” katanya.

Pemerintah berharap sosialisasi ini mampu menyatukan komitmen seluruh pihak dalam membangun ekosistem Smart City yang berkelanjutan.

Dengan kolaborasi lintas sektor yang kuat, Pemkab Kutim optimistis transformasi digital dapat mendorong pelayanan publik yang lebih inklusif dan berdaya saing. (ADV)

Berita Terkait