Obrolan Rakyat, Sangatta – Pemerintah Kecamatan Sangatta Selatan memfokuskan pembenahan pada dua sektor krusial, yakni administrasi kependudukan dan pengelolaan parkir, sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mutu pelayanan publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sangatta Selatan, Rusmiati SE, menyebut bahwa data penduduk yang tidak mutakhir dapat berdampak luas terhadap efektivitas kebijakan pemerintah, mulai dari penyaluran bantuan hingga perencanaan infrastruktur.
“Data kependudukan yang valid adalah dasar semua kebijakan, jika datanya keliru, maka pelayanan publik tidak akan maksimal,” ujar Rusmiati.
Untuk itu, kecamatan menginstruksikan seluruh RT agar lebih disiplin melakukan pendataan dan pelaporan perubahan jumlah penduduk.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat basis data daerah secara menyeluruh.
Di sisi lain, sektor parkir dinilai memiliki peluang besar sebagai sumber PAD jika dikelola secara profesional.
Selama ini, pengelolaan parkir belum sepenuhnya memberikan kontribusi optimal bagi daerah.
“Parkir bukan sekadar pungutan, tapi bagian dari sistem pelayanan yang harus transparan dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Rusmiati.
Pemerintah kecamatan kini menjalin koordinasi intensif dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Timur untuk merumuskan sistem parkir resmi, termasuk penetapan petugas, tarif, dan mekanisme pengawasan.
Penataan parkir juga diharapkan mampu menciptakan ketertiban di ruang publik, khususnya di kawasan pasar dan pusat kegiatan ekonomi yang kerap mengalami kepadatan.
Dengan pembenahan menyeluruh tersebut, Sangatta Selatan optimistis mampu meningkatkan PAD secara berkelanjutan sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih tertib, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan warga. (ADV)







